Qaaloo la tawjal innaa nubashshiruka bighulaamin 'aleem
Mereka berkata: "Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang yang alim".(53)
Qaala abashshartumoonee 'alaaa am massaniyal kibaru fabima tubashshiroon
Berkata Ibrahim: "Apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlaksananya) berita gembira yang kamu kabarkan ini?"(54)
Illam ra atahoo qaddarnaaa innahaa laminal ghaabireen
kecuali istrinya. Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia itu termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya)".(60)
٦١
فَلَمَّا جَآءَ ءَالَ لُوطٍ ٱلْمُرْسَلُونَ
Falamma jaaa'a Aala Lootinil mursaloon
Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut pengikutnya,(61)
٦٢
قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌۭ مُّنكَرُونَ
Qaala innakum qawmum munkaroon
ia berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal".(62)
Fa asri bi ahlika biqit'im minal laili wattabi' adbaarahum wa laa yaltafit minkum ahadunw wamdoo haisu tu'maroon
Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutlah mereka dari belakang dan janganlah seorangpun di antara kamu menoleh kebelakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang di perintahkan kepadamu".(65)