Wa maa lahum bihee min 'ilmin iny yattabi'oona illaz zanna wa innaz zanna laa yughnee minal haqqi shai'aa
Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran.(28)
Zalika mablaghuhum minal 'ilm; inna rabbaka huwa a'lamu biman dalla 'an sabee lihee wa huwa a'lamu bimanih tadaa
Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.(30)
Wa lillaahi maa fis samaawaati wa maa fil ardi liyajziyal lazeena asaaa'oo bimaa 'amiloo wa yajziyal lazeena ahsanoo bilhusnaa
Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).(31)
Allazeena yajtaniboona kabaaa'iral ismi walfawaa hisha illal lamam; inna rabbaka waasi'ul maghfirah; huwa a'lamu bikum iz ansha akum minal ardi wa iz antum ajinnatun fee butooni umma haatikum falaa tuzakkooo anfusakum huwa a'lamu bimanit taqaa
(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.(32)
٣٣
أَفَرَءَيْتَ ٱلَّذِى تَوَلَّىٰ
Afara'ayatal lazee tawallaa
Maka apakah kamu melihat orang yang berpaling (dari Al-Quran)?(33)
٣٤
وَأَعْطَىٰ قَلِيلًۭا وَأَكْدَىٰٓ
Wa a'taa qaleelanw wa akdaa
serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi?(34)
٣٥
أَعِندَهُۥ عِلْمُ ٱلْغَيْبِ فَهُوَ يَرَىٰٓ
A'indahoo 'ilmul ghaibi fahuwa yaraa
Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang ghaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)?(35)
٣٦
أَمْ لَمْ يُنَبَّأْ بِمَا فِى صُحُفِ مُوسَىٰ
Am lam yunabbaa bimaa fee suhuhfi Moosa
Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?(36)
٣٧
وَإِبْرَٰهِيمَ ٱلَّذِى وَفَّىٰٓ
Wa Ibraaheemal lazee waffaaa
dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji?(37)
٣٨
أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌۭ وِزْرَ أُخْرَىٰ
Allaa taziru waaziratunw wizra ukhraa
(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,(38)
٣٩
وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ
Wa al laisa lil insaani illaa maa sa'aa
dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,(39)
٤٠
وَأَنَّ سَعْيَهُۥ سَوْفَ يُرَىٰ
Wa anna sa'yahoo sawfa yuraa
dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).(40)
٤١
ثُمَّ يُجْزَىٰهُ ٱلْجَزَآءَ ٱلْأَوْفَىٰ
Summa yujzaahul jazaaa 'al awfaa
Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,(41)
٤٢
وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلْمُنتَهَىٰ
Wa anna ilaa rabbikal muntahaa
dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu),(42)
٤٣
وَأَنَّهُۥ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ
Wa annahoo huwa adhaka wa abkaa
dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,(43)
٤٤
وَأَنَّهُۥ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا
Wa annahoo huwa amaata wa ahyaa
dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan,(44)
Surat di halaman ini
Halaman 527 memuat potongan surat berikut. Buka surat penuh untuk membacanya dari awal.