Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram. Dan dikatakan (kepada mereka) inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta-mintanya.(27)
Qul ara'aytum in ahlaka niyal laahu wa mam ma'iya aw rahimanaa famai-yujeerul kaafireena min 'azaabin aleem
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga), tetapi siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?"(28)
Qul huwar rahmaanu aamannaa bihee wa 'alaihi tawakkalnaa fasata'lamoona man huwa fee dalaalim mubeen
Katakanlah: "Dialah Allah Yang Maha Penyayang kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah kami bertawakkal. Kelak kamu akan mengetahui siapakah yang berada dalam kesesatan yang nyata".(29)
Innaa Rabbaka Huwa a'lamu biman dalla 'an sabeelihee wa Huwa a'lamu bilmuhtadeen
Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.(7)
٨
فَلَا تُطِعِ ٱلْمُكَذِّبِينَ
Falaa tuti'il mukazzibeen
Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).(8)
٩
وَدُّوا۟ لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ
Waddoo law tudhinu fa-yudhinoon
Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).(9)
١٠
وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍۢ مَّهِينٍ
Wa laa tuti' kulla hallaa fim maheen
Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina,(10)
١١
هَمَّازٍۢ مَّشَّآءٍۭ بِنَمِيمٍۢ
Hammaazim mash shaaa'im binameem
yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah,(11)
١٢
مَّنَّاعٍۢ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ
Mannaa'il lilkhairi mu'tadin aseem
yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa,(12)
١٣
عُتُلٍّۭ بَعْدَ ذَٰلِكَ زَنِيمٍ
'Utullim ba'da zaalika zaneem
yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya,(13)