[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"surah-detail-103":3,"surah-ayahs-103":11,"tafsir-summary-103-id":35},{"number":4,"name_arabic":5,"name_latin":6,"name_translation_id":7,"name_translation_en":8,"revelation_type":9,"total_ayahs":10},103,"سُورَةُ العَصۡرِ","Al-Asr","Masa","The Declining Day, Epoch","Meccan",3,{"data":12,"page":14,"limit":34,"total":10,"total_pages":14},[13,23,29],{"surah_number":4,"ayah_number":14,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":18,"text_latin":19,"translations":20,"audio":22},1,30,601,false,"وَٱلْعَصْرِ","Wal' asr",{"id":21},"Demi masa.",null,{"surah_number":4,"ayah_number":24,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":25,"text_latin":26,"translations":27,"audio":22},2,"إِنَّ ٱلْإِنسَٰنَ لَفِى خُسْرٍ","Innal insaana lafee khusr",{"id":28},"Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,",{"surah_number":4,"ayah_number":10,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":30,"text_latin":31,"translations":32,"audio":22},"إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلْحَقِّ وَتَوَاصَوْا۟ بِٱلصَّبْرِ","Il lal lazeena aamanu wa 'amilus saali haati wa tawa saw bil haqqi wa tawa saw bis sabr",{"id":33},"kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.",20,{"surah_number":4,"ayah_number":14,"source":36,"language":37,"name":38,"text":39},"id-kemenag","id","Tafsir Kemenag RI","Dalam ayat ini, Allah bersumpah dengan masa yang terjadi di dalamnya bermacam-macam kejadian dan pengalaman yang menjadi bukti atas kekuasaan Allah yang mutlak, hikmah-Nya yang tinggi, dan Ilmu-Nya yang sangat luas. Perubahan-perubahan besar yang terjadi pada masa itu sendiri, seperti pergantian siang dengan malam yang terus-menerus, habisnya umur manusia, dan sebagainya merupakan tanda keagungan Allah.\n\nDalam ayat lain, Allah berfirman:\n\nDan sebagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya ialah malam, siang, matahari, dan bulan. (Fussilat\u002F41: 37)\n\nApa yang dialami manusia dalam masa itu dari senang dan susah, miskin dan kaya, senggang dan sibuk, suka dan duka, dan lain-lain menunjukkan secara gamblang bahwa bagi alam semesta ini ada pencipta dan pengaturnya. Dialah Tuhan yang harus disembah dan hanya kepada-Nya kita memohon untuk menolak bahaya dan menarik manfaat. Adapun orang-orang kafir menghubungkan peristiwa-peristiwa tersebut hanya kepada suatu masa saja, sehingga mereka beranggapan bahwa bila ditimpa oleh sesuatu bencana, hal itu hanya kemauan alam saja. Allah menjelaskan bahwa masa (waktu) adalah salah satu makhluk-Nya dan di dalamnya terjadi bermacam-macam kejadian, kejahatan, dan kebaikan. Bila seseorang ditimpa musibah, hal itu merupakan akibat tindakannya. Masa (waktu) tidak campur tangan dengan terjadinya musibah itu."]