[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"surah-detail-112":3,"surah-ayahs-112":11,"tafsir-summary-112-id":41},{"number":4,"name_arabic":5,"name_latin":6,"name_translation_id":7,"name_translation_en":8,"revelation_type":9,"total_ayahs":10},112,"سُورَةُ الإِخۡلَاصِ","Al-Ikhlaas","Ikhlas","Sincerity","Meccan",4,{"data":12,"page":14,"limit":40,"total":10,"total_pages":14},[13,23,29,35],{"surah_number":4,"ayah_number":14,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":18,"text_latin":19,"translations":20,"audio":22},1,30,604,false,"قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ","Qul huwal laahu ahad",{"id":21},"Katakanlah: \"Dialah Allah, Yang Maha Esa.",null,{"surah_number":4,"ayah_number":24,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":25,"text_latin":26,"translations":27,"audio":22},2,"ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ","Allah hus-samad",{"id":28},"Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.",{"surah_number":4,"ayah_number":30,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":31,"text_latin":32,"translations":33,"audio":22},3,"لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ","Lam yalid wa lam yoolad",{"id":34},"Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,",{"surah_number":4,"ayah_number":10,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":36,"text_latin":37,"translations":38,"audio":22},"وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ","Wa lam yakul-lahu kufuwan ahad",{"id":39},"dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia\".",20,{"surah_number":4,"ayah_number":14,"source":42,"language":43,"name":44,"text":45},"id-kemenag","id","Tafsir Kemenag RI","Pada ayat ini, Allah menyuruh Nabi Muhammad menjawab pertanyaan orang-orang yang menanyakan tentang sifat Tuhannya, bahwa Dia adalah Allah Yang Maha Esa, tidak tersusun dan tidak berbilang, karena berbilang dalam susunan zat berarti bahwa bagian kumpulan itu memerlukan bagian yang lain, sedang Allah sama sekali tidak memerlukan suatu apa pun. Keesaan Allah itu meliputi tiga hal: Dia Maha Esa pada Zat-Nya, Maha Esa pada sifat-Nya dan Maha Esa pada perbuatan-Nya.\n\nMaha Esa pada zat-Nya berarti zat-Nya tidak tersusun dari beberapa zat atau bagian. Maha Esa pada sifat-Nya berarti tidak ada satu sifat makhluk pun yang menyamai-Nya dan Maha Esa pada perbuatan-Nya berarti Dialah yang membuat semua perbuatan sesuai dengan firman-Nya:\n\nSesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, \"Jadilah!\" Maka jadilah sesuatu itu. (Yasin\u002F36 : 82)"]