Surat Al-Kahfi lazim dibaca kaum muslimin pada hari Jumat. Dasarnya adalah hadits dari Abu Sa'id al-Khudri radhiyallahu 'anhu: "Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dipancarkan cahaya untuknya di antara dua Jumat." Hadits ini diriwayatkan oleh al-Hakim dan al-Baihaqi.
Waktunya terbentang sejak terbenam matahari pada Kamis petang (masuknya malam Jumat) hingga terbenam matahari pada hari Jumat. Karena itu sebagian orang membacanya pada malam Jumat, sebagian lain pada siang harinya — keduanya sama-sama termasuk dalam rentang waktu tersebut.
Surat ini terdiri dari 110 ayat dan termasuk Makkiyah, mencakup empat kisah utama: pemuda Ashabul Kahfi, pemilik dua kebun, Nabi Musa dan Khidir, serta Zulkarnain. Sebagian ulama juga menganjurkan menghafal sepuluh ayat pertamanya, berdasarkan hadits riwayat Muslim tentang perlindungan dari fitnah Dajjal.