[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"surah-detail-68":3,"surah-ayahs-68":11,"tafsir-summary-68-id":138},{"number":4,"name_arabic":5,"name_latin":6,"name_translation_id":7,"name_translation_en":8,"revelation_type":9,"total_ayahs":10},68,"سُورَةُ القَلَمِ","Al-Qalam","Pena","The Pen","Meccan",52,{"data":12,"page":14,"limit":133,"total":10,"total_pages":30},[13,23,29,35,41,47,53,59,65,71,77,83,89,95,101,107,114,120,126,132],{"surah_number":4,"ayah_number":14,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":18,"text_latin":19,"translations":20,"audio":22},1,29,564,false,"نٓ ۚ وَٱلْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ","Noon; walqalami wa maa yasturoon",{"id":21},"Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis,",null,{"surah_number":4,"ayah_number":24,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":25,"text_latin":26,"translations":27,"audio":22},2,"مَآ أَنتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُونٍۢ","Maa anta bini'mati Rabbika bimajnoon",{"id":28},"berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila.",{"surah_number":4,"ayah_number":30,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":31,"text_latin":32,"translations":33,"audio":22},3,"وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍۢ","Wa inna laka la ajran ghaira mamnoon",{"id":34},"Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.",{"surah_number":4,"ayah_number":36,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":37,"text_latin":38,"translations":39,"audio":22},4,"وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍۢ","Wa innaka la'alaa khuluqin 'azeem",{"id":40},"Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.",{"surah_number":4,"ayah_number":42,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":43,"text_latin":44,"translations":45,"audio":22},5,"فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُونَ","Fasatubsiru wa yubsiroon",{"id":46},"Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir)pun akan melihat,",{"surah_number":4,"ayah_number":48,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":49,"text_latin":50,"translations":51,"audio":22},6,"بِأَييِّكُمُ ٱلْمَفْتُونُ","Bi ayyikumul maftoon",{"id":52},"siapa di antara kamu yang gila.",{"surah_number":4,"ayah_number":54,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":55,"text_latin":56,"translations":57,"audio":22},7,"إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِۦ وَهُوَ أَعْلَمُ بِٱلْمُهْتَدِينَ","Innaa Rabbaka Huwa a'lamu biman dalla 'an sabeelihee wa Huwa a'lamu bilmuhtadeen",{"id":58},"Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.",{"surah_number":4,"ayah_number":60,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":61,"text_latin":62,"translations":63,"audio":22},8,"فَلَا تُطِعِ ٱلْمُكَذِّبِينَ","Falaa tuti'il mukazzibeen",{"id":64},"Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).",{"surah_number":4,"ayah_number":66,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":67,"text_latin":68,"translations":69,"audio":22},9,"وَدُّوا۟ لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ","Waddoo law tudhinu fa-yudhinoon",{"id":70},"Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).",{"surah_number":4,"ayah_number":72,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":73,"text_latin":74,"translations":75,"audio":22},10,"وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍۢ مَّهِينٍ","Wa laa tuti' kulla hallaa fim maheen",{"id":76},"Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina,",{"surah_number":4,"ayah_number":78,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":79,"text_latin":80,"translations":81,"audio":22},11,"هَمَّازٍۢ مَّشَّآءٍۭ بِنَمِيمٍۢ","Hammaazim mash shaaa'im binameem",{"id":82},"yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah,",{"surah_number":4,"ayah_number":84,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":85,"text_latin":86,"translations":87,"audio":22},12,"مَّنَّاعٍۢ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ","Mannaa'il lilkhairi mu'tadin aseem",{"id":88},"yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa,",{"surah_number":4,"ayah_number":90,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":91,"text_latin":92,"translations":93,"audio":22},13,"عُتُلٍّۭ بَعْدَ ذَٰلِكَ زَنِيمٍ","'Utullim ba'da zaalika zaneem",{"id":94},"yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya,",{"surah_number":4,"ayah_number":96,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":97,"text_latin":98,"translations":99,"audio":22},14,"أَن كَانَ ذَا مَالٍۢ وَبَنِينَ","An kaana zaa maalinw-wa baneen",{"id":100},"karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak.",{"surah_number":4,"ayah_number":102,"juz":15,"page":16,"sajdah":17,"text_arabic":103,"text_latin":104,"translations":105,"audio":22},15,"إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ ءَايَٰتُنَا قَالَ أَسَٰطِيرُ ٱلْأَوَّلِينَ","Izaa tutlaa 'alaihi aayaatunaa qaala asaateerul awwaleen",{"id":106},"Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: \"(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala\".",{"surah_number":4,"ayah_number":108,"juz":15,"page":109,"sajdah":17,"text_arabic":110,"text_latin":111,"translations":112,"audio":22},16,565,"سَنَسِمُهُۥ عَلَى ٱلْخُرْطُومِ","Sanasimuhoo 'alal khurtoom",{"id":113},"Kelak akan Kami beri tanda dia di belalai(nya).",{"surah_number":4,"ayah_number":115,"juz":15,"page":109,"sajdah":17,"text_arabic":116,"text_latin":117,"translations":118,"audio":22},17,"إِنَّا بَلَوْنَٰهُمْ كَمَا بَلَوْنَآ أَصْحَٰبَ ٱلْجَنَّةِ إِذْ أَقْسَمُوا۟ لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِينَ","Innaa balawnaahum kamaa balawnaaa As-haabal jannati iz 'aqsamoo la-yasri munnahaa musbiheen",{"id":119},"Sesungguhnya Kami telah mencobai mereka (musyrikin Mekah) sebagaimana Kami telah mencobai pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akanmemetik (hasil)nya di pagi hari,",{"surah_number":4,"ayah_number":121,"juz":15,"page":109,"sajdah":17,"text_arabic":122,"text_latin":123,"translations":124,"audio":22},18,"وَلَا يَسْتَثْنُونَ","Wa laa yastasnoon",{"id":125},"dan mereka tidak menyisihkan (hak fakir miskin),",{"surah_number":4,"ayah_number":127,"juz":15,"page":109,"sajdah":17,"text_arabic":128,"text_latin":129,"translations":130,"audio":22},19,"فَطَافَ عَلَيْهَا طَآئِفٌۭ مِّن رَّبِّكَ وَهُمْ نَآئِمُونَ","Fataafa 'alaihaa taaa'i fum mir rabbika wa hum naaa'imoon",{"id":131},"lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur,",{"surah_number":4,"ayah_number":133,"juz":15,"page":109,"sajdah":17,"text_arabic":134,"text_latin":135,"translations":136,"audio":22},20,"فَأَصْبَحَتْ كَٱلصَّرِيمِ","Fa asbahat kassareem",{"id":137},"maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita.",{"surah_number":4,"ayah_number":14,"source":139,"language":140,"name":141,"text":142},"id-kemenag","id","Tafsir Kemenag RI","Para mufasir berbeda pendapat tentang arti huruf \"nun\" yang terdapat dalam ayat ini. (Selanjutnya lihat jilid I dalam keterangan tentang huruf-huruf hijaiah yang terdapat pada permulaan surah dalam Al-Qur'an). Dalam ayat ini Allah bersumpah dengan al-qalam (pena) dan segala macam yang ditulis dengannya.\n\nSuatu sumpah dilakukan adalah untuk meyakinkan pendengar atau orang yang diajak berbicara bahwa ucapan atau perkataan yang disampaikan itu adalah benar, tidak diragukan sedikit pun. Akan tetapi, sumpah itu kadang-kadang mempunyai arti yang lain, yaitu untuk mengingatkan orang yang diajak berbicara atau pendengar bahwa yang dipakai untuk bersumpah itu adalah suatu yang mulia, bernilai, bermanfaat, dan berharga. Oleh karena itu, perlu dipikirkan dan direnungkan agar dapat menjadi iktibar dan pengajaran dalam kehidupan dunia yang fana ini. \n\nSumpah dalam arti kedua ini adalah sumpah-sumpah Allah yang terdapat dalam surah-surah Al-Qur'an, seperti wal-'asr (demi masa), was-sama' (demi langit), wal-fajr (demi fajar), dan sebagainya. Seakan-akan dengan sumpah itu, Allah mengingatkan kepada manusia agar memperhatikan masa, langit, fajar, dan sebagainya. Segala sesuatu yang berhubungan dengan yang disebutkan itu perlu diperhatikan karena ada kaitannya dengan hidup dan kehidupan manusia dalam mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.\n\nDalam ayat ini, Allah bersumpah dengan qalam (pena) dan segala sesuatu yang ditulis dengannya. Hal itu untuk menyatakan bahwa qalam itu termasuk nikmat besar yang dianugerahkan Allah kepada manusia, di samping nikmat pandai berbicara dan menjelaskan sesuatu kepada orang lain. Dengan qalam, orang dapat mencatat ajaran agama Allah yang disampaikan kepada para rasul-Nya, dan mencatat pengetahuan-pengetahuan Allah yang baru ditemukannya. Dengan surat yang ditulis dengan qalam, orang dapat menyampaikan berita gembira dan berita duka kepada keluarga dan teman akrabnya. Dengan qalam, orang dapat mencerdaskan dan mendidik bangsanya, dan banyak lagi nikmat yang diperoleh manusia dengan qalam itu.\n\nPada masa Rasulullah saw, masyarakat Arab telah mengenal qalam dan kegunaannya, yaitu untuk menulis segala sesuatu yang terasa, yang terpikir, dan yang akan disampaikan kepada orang lain. Sekalipun demikian, belum banyak di antara mereka yang mempergunakannya karena masih banyak yang buta huruf dan ilmu pengetahuan belum berkembang. \n\nPada masa itu, kegunaan qalam sebagai sarana menyampaikan agama Allah sangat dirasakan. Dengan qalam, ayat-ayat Al-Qur'an ditulis di pelepah-pelepah kurma dan tulang-tulang binatang atas perintah Rasulullah. Beliau sendiri sangat menghargai orang-orang yang pandai menulis dan membaca. Hal ini tampak pada keputusan Nabi Muhammad saw pada Perang Badar, yaitu seorang kafir yang ditawan kaum Muslimin dapat dibebaskan dengan cara membayar uang tebusan atau mengajar kaum Muslimin menulis dan membaca.\n\nDengan ayat ini, seakan-akan Allah mengisyaratkan kepada kaum Muslimin bahwa ilmu-Nya sangat luas, tiada batas dan tiada terhingga. Oleh karena itu, cari dan tuntutlah ilmu-Nya yang sangat luas itu agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan duniawi. Untuk mencatat dan menyampaikan ilmu kepada orang lain dan agar tidak hilang karena lupa atau orang yang memilikinya meninggal dunia, diperlukan qalam sebagai alat untuk menuliskannya. Oleh karena itu, qalam erat hubungannya dan tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan ilmu, kesejahteraan, dan kemaslahatan umat manusia.\n\nMasa turun ayat ini dekat dengan ayat Al-Qur'an yang pertama kali diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad saw, yaitu lima ayat pertama Surah al-'Alaq. Setelah Nabi menerima ayat 1-5 Surah al-'Alaq itu, beliau pulang ke rumahnya dalam keadaan gemetar dan ketakutan. Setelah hilang rasa gentar dan takutnya, Nabi saw dibawa Khadijah, istri beliau, ke rumah Waraqah bin Naufal, anak dari saudara ayahnya (saudara sepupu). Semua yang terjadi atas diri Rasulullah di gua Hira itu disampaikan kepada Waraqah, dan menanggapi hal itu, ia berkata, \"Yang datang kepada Muhammad saw itu adalah seperti yang pernah datang kepada nabi-nabi sebelumnya. Oleh karena itu, yang disampaikan malaikat Jibril itu adalah agama yang benar-benar berasal dari Allah.\" Kemudian Waraqah mengatakan bahwa ia akan mengikuti agama yang dibawa Muhammad itu."]