طسٓمٓ
Taa-Seeen-Meeem
Thaa Siim Miim(1)
Baca Surah
سُورَةُ الشُّعَرَاءِ
Para Penyair · 227 Ayat · Makkiyah
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
طسٓمٓ
Taa-Seeen-Meeem
Thaa Siim Miim(1)
تِلْكَ ءَايَٰتُ ٱلْكِتَٰبِ ٱلْمُبِينِ
Tilka Aayaatul Kitaabil Mubeen
Inilah ayat-ayat Al Quran yang menerangkan.(2)
لَعَلَّكَ بَٰخِعٌۭ نَّفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ
La'allaka baakhi'un nafsaka allaa yakoonoo mu'mineen
Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman.(3)
إِن نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ ءَايَةًۭ فَظَلَّتْ أَعْنَٰقُهُمْ لَهَا خَٰضِعِينَ
In nashaa nunazzil 'alaihim minas samaaa'i Aayatan fazallat a'naaquhum lahaa khaadi'een
Jika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya.(4)
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن ذِكْرٍۢ مِّنَ ٱلرَّحْمَٰنِ مُحْدَثٍ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهُ مُعْرِضِينَ
Wa maa yaateehim min zikrim minar Rahmaani muhdasin illaa kaanoo 'anhu mu'rideen
Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru dari Tuhan Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.(5)
فَقَدْ كَذَّبُوا۟ فَسَيَأْتِيهِمْ أَنۢبَٰٓؤُا۟ مَا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ
Faqad kazzaboo fasa yaateehim ambaaa'u maa kaanoo bihee yastahzi'oon
Sungguh mereka telah mendustakan (Al Quran), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.(6)
أَوَلَمْ يَرَوْا۟ إِلَى ٱلْأَرْضِ كَمْ أَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍۢ كَرِيمٍ
Awa lam yaraw ilal ardi kam ambatnaa feehaa min kulli zawjin kareem
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?(7)
إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةًۭ ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Inn fee zaalika la Aayah; wa maa kaana aksaruhum mu'mineen
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman.(8)
وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ
Wa inna Rabbaka la Huwal 'Azeezur Raheem
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.(9)
وَإِذْ نَادَىٰ رَبُّكَ مُوسَىٰٓ أَنِ ٱئْتِ ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ
Wa iz naadaa Rabbuka Moosaaa ani'-til qawmaz zaalimeen
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya): "Datangilah kaum yang zalim itu,(10)
قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۚ أَلَا يَتَّقُونَ
Qawma Fir'awn; alaa yattaqoon
(yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?"(11)
قَالَ رَبِّ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يُكَذِّبُونِ
Qaala Rabbi inneee akhaafu ai yukazziboon
Berkata Musa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku.(12)
وَيَضِيقُ صَدْرِى وَلَا يَنطَلِقُ لِسَانِى فَأَرْسِلْ إِلَىٰ هَٰرُونَ
Wa yadeequ sadree wa laa yantaliqu lisaanee fa arsil ilaa Haaroon
Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku maka utuslah (Jibril) kepada Harun.(13)
وَلَهُمْ عَلَىَّ ذَنۢبٌۭ فَأَخَافُ أَن يَقْتُلُونِ
Wa lahum 'alaiya zambun fa akhaafu ai yaqtuloon
Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku".(14)
قَالَ كَلَّا ۖ فَٱذْهَبَا بِـَٔايَٰتِنَآ ۖ إِنَّا مَعَكُم مُّسْتَمِعُونَ
Qaala kallaa fazhabaa bi Aayaatinaaa innaa ma'akum mustami'oon
Allah berfirman: "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan),(15)
فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُولَآ إِنَّا رَسُولُ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ
Faatiyaa Fir'awna faqoolaaa innaa Rasoolu Rabbil 'aalameen
Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakanlah olehmu: "Sesungguhnya Kami adalah Rasul Tuhan semesta alam,(16)
أَنْ أَرْسِلْ مَعَنَا بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ
An arsil ma'anaa Baneee Israaa'eel
lepaskanlah Bani Israil (pergi) beserta kami".(17)
قَالَ أَلَمْ نُرَبِّكَ فِينَا وَلِيدًۭا وَلَبِثْتَ فِينَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِينَ
Qaala alam nurabbika feenaa waleedanw wa labista feenaa min 'umurika sineen
Fir'aun menjawab: "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.(18)
وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ ٱلَّتِى فَعَلْتَ وَأَنتَ مِنَ ٱلْكَٰفِرِينَ
Wa fa'alta fa'latakal latee fa'alta wa anta minal kaafireen
dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna.(19)
قَالَ فَعَلْتُهَآ إِذًۭا وَأَنَا۠ مِنَ ٱلضَّآلِّينَ
Qaala fa'altuhaaa izanw wa ana minad daaaleen
Berkata Musa: "Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf.(20)
Surat Asy-Syu'ara' (Para Penyair) adalah surat ke-26 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 227 ayat dan tergolong Makkiyah. Surat ini berada di Juz 19.
Audio murottal tersedia — gunakan tombol putar di atas untuk mendengarkan per ayat atau satu surat penuh.
Lihat keterangan ayat ini pada jilid I yang menerangkan tentang fawatihus-suwar (al-Baqarah/2: 1).
Kutipan dari Tafsir Kemenag RI. Baca tafsir lengkap per ayat →
Surat Asy-Syu'ara' terdiri dari 227 ayat.
Surat Asy-Syu'ara' berada di 1 juz berikut. Baca satu juz penuh untuk melihat surat ini dalam konteksnya.
Surat Asy-Syu'ara' berada di halaman 367–376 mushaf standar 604 halaman.
Sama-sama Makkiyah dengan panjang yang berdekatan.